Mengetahui Gejala Ruam Popok dan Cara MengatasinyaMengetahui Gejala Ruam Popok dan Cara Mengatasinya – Mediaxplore.com Ruam popok menjadi salah satu gangguan kulit yang paling sering menyerang kulit bayi. Hal ini tidak terlepas dari penggunaan popok pada bayi. Meski ruam popok sering terjadi dan tergolong gangguan kulit yang tidak berbahaya, namun bukan berarti Anda boleh menganggap remeh gangguan kulit yang satu ini. Apalagi bayi akan mudah rewel akibat rasa tidak nyaman yang ditimbulkan ruam tersebut.

Mengetahui Gejala Ruam Popok dan Cara Mengatasinya

Ruam popok itu sendiri merupakan peradangan pada kulit bayi (area kulit yang tertutup popok). Tanda-tanda bayi mengalami ruam popok adalah munculnya ruam kemerahan pada kulit.

Gejala-Gejala Ruam Popok

Di usia dua tahun pertamanya, bayi cenderung lebih sering mengalami ruam popok. Terlebih saat si kecil berusia 9 bulan sampai 1 tahun. Berikut adalah gejala-gejala ruam popok yang perlu Anda ketahui.

  1. Bayi tiba-tiba rewel ketika Anda membersihkan bagian yang tertutup popok. Jangankan membersihkan, biasanya dengan sedikit sentuhan saja ruam ini bisa membuat bayi menangis.
  2. Area kulit yang tertutup popok (bokong, lipatan paha, hingga paha) timbul ruam kemerahan.

Apabila Anda menemukan dua gejala umum tersebut, sebaiknya Anda mulai menghentikan pemakaian popok untuk sementara waktu agar kulit bayi lebih leluasa bernapas dan bisa segera pulih.

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Usai mengetahui gejala-gejala umum dari ruam popok, selanjutnya akan dibahas beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi ruam popok.

  • Memberikan Krim pada Area Kulit

Untuk mengatasi ruam popok, Anda bisa memanfaatkan krim yang memiliki kandungan zinc. Krim ini bisa didapatkan di apotek atau klinik terdekat. Setelah Anda memberikan krim yang tepat, oleskan pula petroleum jelly dengan tujuan supaya krim tidak menempel pada popok. Namun jika ingin lebih praktis, Anda bisa memanfaatkan produk kosmetik bayi dari Zwitsal.

  • Rajin Mengecek Popok Bayi

Ruam popok bisa terjadi karena penggunaan popok yang terlalu lama atau tidak segera mengganti popok ketika popok sudah penuh. Untuk itu mulai sekarang rajin-rajinlah memeriksa apakah popok bayi sudah penuh atau belum.

Jika sudah kotor, upayakan untuk segera menggantinya. Namun tetap perhatikan kebersihan tangan Anda. Cucilah tangan sampai bersih sebelum mengganti popok bayi. Kemudian mulai bersihkan area kulit bayi yang sebelumnya ter-cover popok menggunakan kain lembut atau praktisnya bisa menggunakan tissue. Untuk penggunaan tissue basah, sebaiknya tidak menggunakan tissue basah yang mengandung alkohol maupun pewangi.

  • Gunakan Popok yang Aman

Tidak semua merk popok bersahabat dengan kulit bayi Anda. Oleh karena itu usahakan untuk lebih selektif dalam memilih popok bayi. Jika bayi mengalami ruam saat memakai popok merek A, Anda bisa mencoba beralih ke merek B, dst. Meski begitu ada baiknya Anda mencari referensi atau rekomendasi terlebih dulu.

Selanjutnya, apabila selama ini lebih memilih memakaikan popok kain, maka coba cuci popok kain tersebut dengan deterjen merek lain. Sebab bisa saja ruam ini terjadi akibat pemilihan sabun cuci yang tidak tepat. Manfaatkan deterjen yang lembut dan mengandung hyppoallergenic.

  • Mengenakan Pakaian yang Mudah Menyerap Keringat

Saat membeli pakaian, biasanya Anda akan disarankan untuk memilih yang bisa menyerap keringat. Nah, hal ini juga berlaku untuk si kecil. Apalagi bayi belum bisa mengungkapkan apa yang dirasakan, melainkan hanya bisa rewel dan menangis. Itu artinya Anda lah yang harus peka terhadap kode yang ditunjukkan si kecil.

Untuk meredakan ruam popok, sebaiknya Anda mengenakan pakaian yang benar-benar nyaman dipakai oleh si kecil. Pilihlah yang bahannya ringan, lembut dan tentunya bisa menyerap keringat dengan baik. Penggunakan pakaian yang terlalu ketat bisa membuat area kulit bayi yang tertutup popok semakin lembab.

Demikianlah beberapa informasi mengenai gejala-gejala hingga cara mengatasi ruam popok pada bayi. Segera lakukan cara-cara di atas apabila Anda menemukan gejala ruam popok pada kulit bayi. Namun jika ruam popok tidak juga mereda, segera periksakan si kecil ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Semoga bermanfaat artikel mengenai Mengetahui Gejala Ruam Popok dan Cara Mengatasinya

Yuk di Share Jika Suka dengan Artikel Diatas

https://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2018/05/Ruam-Popok.jpghttps://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2018/05/Ruam-Popok-150x150.jpgLief AzafaAdvertorialInboundidKesehatanParentingAnak,Bayi,Inboundid,Informasi,Pengetahuan,TipsMengetahui Gejala Ruam Popok dan Cara Mengatasinya – Mediaxplore.com Ruam popok menjadi salah satu gangguan kulit yang paling sering menyerang kulit bayi. Hal ini tidak terlepas dari penggunaan popok pada bayi. Meski ruam popok sering terjadi dan tergolong gangguan kulit yang tidak berbahaya, namun bukan berarti Anda boleh menganggap...Portal Media Informasi