Proses Perencanaan Keuangan PribadiMengenal Proses Perencanaan Keuangan Pribadi – Mediaxplore.com Personal finance adalah salah satu ilmu keuangan yang berhubungan dengan manajemen keuangan pribadi, keluarga, atau perusahaan kecil. Topik yang sangat umum dibahas dalam personal finance adalah matematika keuangan, strategi pengelolaan uang, perencanaan keuangan, berutang dengan cerdas, asuransi, dan warisan. Berikut ini adalah penjelasan tentang personal finance.

Mengenal Proses Perencanaan Keuangan Pribadi

Komponen utama dari keuangan pribadi adalah perencanaan keuangan, yang memerlukan pemantauan dan evaluasi ulang secara teratur. Perencanaan keuangan melibatkan lima langkah:

1. Penilaian

Kondisi keuangan dinilai dengan menyusun laporan keuangan sederhana, termasuk neraca dan laporan laba rugi. Neraca pribadi memuat nilai aset pribadi seperti harta tetap, harta lancar, utang, modal, pendapatan, dan beban.

2. Penetapan Tujuan

Memiliki banyak tujuan adalah hal yang yang sudah lumrah, baik tujuan jangka panjang maupun pendek. Contoh tujuan jangka panjang adalah pensiun. Sedangkan tujuan jangka pendek seperti menabung untuk membeli handphone pada bulan depan. Manfaat penentuan tujuan adalah memenuhi persyaratan keuangan.

3. Pembuatan Rencana

Rencana keungan memuat juga cara-cara mencapai tujuan, misalnya mengurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting, meningkatkan pendapatan, atau berinvestasi.

4. Eksekusi

Pada saat melakukan eksekusi membutuhkan kedisiplinan dan ketekunan. Mungkin bantuan tenaga profesional juga diperlukan, misalnya akuntan, konsultan, dan pengacara.

5. Pemantauan dan Penilaian Ulang

Pemantauan dan penilaian sangat dibutuhkan karena kondisi keuangan dinamis.

Prinsip Personal Finance

Kondisi keuangan tiap orang tentunya berbeda yang dipengaruhi berbagai faktor, misalnya banyak pendapatan, modal, utang, serta perbedaan kebijakan antar negara. Keuangan pribadi yang baik dimulai dari beberapa hal di bawah ini:

  • Lunasi saldo kartu kredit Anda setiap bulan, secara penuh
  • Hemat 20% dari penghasilan Anda
  • Maksimalkan kontribusi untuk dana diuntungkan pajak seperti dana pensiun 401 (k), rekening pensiun perorangan, dan 529 rencana tabungan pendidikan

Ketika berinvestasi tabungan:

  • Jangan mencoba untuk memperdagangkan sekuritas individual
  • Hindari dana berbiaya tinggi dan dikelola secara aktif
  • Carilah reksadana berbiaya rendah dan sangat terdiversifikasi yang menyeimbangkan risiko vs. imbalan tepat untuk tahun pensiun target Anda
  • Jika menggunakan penasihat keuangan, minta mereka untuk melakukan kewajiban fidusia untuk bertindak demi kepentingan terbaik Anda
  • Advokasi untuk program asuransi sosial pemerintah

Prinsip keuangan pribadi seperti di atas harus sangat diperhatikan dan dijalankan agar tercipta kondisi keuangan yang baik dan menguntungkan bagi anda.

Bidang Utama Personal Finance Planning

• Posisi Keuangan

Sumber daya keuangan bisa dinilai dengan memeriksa kekayaan bersih dan arus kas rumah tangga. Kekayaan bersih dihitung dengan menambahkan semua aset yang dimiliki dikurangi semua kewajiban atau beban rumah tangga pada periode waktu tertentu. Arus kas total rumah tangga menaikkan semua sumber pendapatan yang diharapkan dalam satu tahun dikurangi total biaya dalam satu tahun. Dari hal ini, perencana dapat menentukan sejauh mana tujuan pribadi dapat dicapai.

• Perlindungan yang Memadai atau Asuransi

Yaitu analisis tentang cara melindungi rumah tangga dari risiko yang tidak terduga. Risiko-risiko ini dapat digolongkan menjadi kewajiban, properti, kematian, cacat, kesehatan dan perawatan jangka panjang. Beberapa dari risiko ini dapat diasuransikan sendiri sementara sebagian besar akan membutuhkan pembelian kontrak asuransi.

Tentukan berapa banyak asuransi yang akan diperoleh dengan syarat paling efektif yang tentunya membutuhkan pengetahuan di bidang asuransi. Asuransi memiliki manfaat yang sangat banyak selain untuk menjamin perlindungan anda.

• Perencanaan Pajak

Pajak penghasilan adalah pengeluaran terbesar dalam suatu rumah tangga. Mengelola pajak adalah soal kapan dan berapa banyak yang akan dibayarkan. Pemerintah kita banyak memberikan insentif berupa pemotongan pajak yang membantu meringankan jumlah pajak yang harus kita bayar. Sebagian besar pemerintahan menggunakan pajak progresif. Ketika pendapatan bertambah, maka jumlah pajak yang harus dibayar semakin tinggi.

• Menentukan Tujuan Investasi dan Akumulasi

Dalam berinvestasi, anda harus meencari balik modal yang bernilai lebih besar. Akumulasi diperlukan jika sewaktu-waktu di masa depan anda memerlukan biaya yang besar untuk membeli sesuatu.

• Perencanaan Pensiun

Anda akan memerlukan perencanaan yang dibutuhkan nanti ketika anda sudah memasuki masa pensiun untuk memenuhi kebutuhan pada masa itu.

• Perencanaan Aset

Melibatkan perencanaan untuk disposisi aset setelah kematian. Biasanya lebih banyak didistribusikan kepada para ahli warisnya atau keluarga, teman, dan pihak-pihak tertentu.

• Gratifikasi yang Tertunda

Gratifikasi yang tertunda atau ditangguhkan adalah kemampuan untuk menahan hadiah dan menunggunya nanti. Ini adalah salah satu kunci untuk menciptakan kekayaan pribadi.

• Manajemen Uang Tunai

Kewajiban anda sebagai perencana keuangan adalah mengetahui berapa banyak uang yang anda habiskan sebelum masa pensiun, sehingga anda dapat menghemat jumlah yang signifikan. Memanajemen uang anda adalah hal yang sangat penting bagi anda sendiri.

• Meninjau kembali Rencana Keuangan Tertulis Secara Teratur

Biasakan untuk memantau rencana keuangan anda secara teratur, karena hal ini membantu kondisi keuangan anda tetap dalam kondisi yang relatif baik. Dengan itu pula anda akan mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi dan kemungkinan buruk yang mungkin akan terjadi.

• Perencanaan Pendidikan

Perencanaan pendidikan sangat penting untuk masa depan anak anda. Pendidikan adalah modal untuk kehidupan. Oleh karena itu, rencanakanlah dengan matang dan penuh pertimbangan. Jangan sampai anda melakukan atau merencanakan keputusan yang salah. Perencaan pendidikan membantu mempersiapkan masa depan dan mendukung anak anda secara finansial dalam pendidikan.

Perencanaan keuangan pribadi juga harus dilakukan dengan memperhatikan resiko-resiko yang mungkin terjadi karena keputusan tertentu. Seperti kita ketahui bahwa dalam hidup ini kita dihadapkan pada pilihan yang tentu di setiap pilihannya terdapat resiko yang mugkin terjadi. Apalagi kalau sudah menyangkut keuangan, pastikan anda benar-benar teliti agar tidak rugi besar.

Ada dua contoh kegiatan yang berhubungan dengan manajemen keuangan pribadi yang perlu anda ketahui yaitu perdagangan sekuritas (trading in securities) dan taruhan olahraga (sports bets). Dua kegiatan ini memang bisa mendatangkan keuntungan yang berlipat namun resiko yang harus anda tanggung juga begitu besar. Oleh karena itu, diperlukan kewaspadaan dan ketelitian ketika akan melakukan kegiatan ini.

Anda harus pandai membaca peluang agar bisa mendapatkan keuntungan besar dari setiap peluang yang ada. Seperti ketika anda akan melakukan sekuritas perdangan dan taruhan olahraga. Jangan asal mengambil langkah namun cobalah untuk membaca peluang terlebih dahulu. Dari situ anda akan bisa menarik kesimpulan dan mendapatkan ide seperti apa langkah yang harus anda ambil.

Saran dari pihak lain sangat bermanfaat untuk digunakan sebagai bahan pertimbangan. Dalam dunia manajemen keuangan, cobalah untuk meminta saran dari pihak lain yang jauh lebih berpengalaman. Dengan meminta saran dari orang lain anda dapat meminimalkan efek buruk yang mungkin terjadi dan memaksimalkan keuntungan yang anda dapatkan.

Semoga bermanfaat artikel mengenai Mengenal Proses Perencanaan Personal Finance

Yuk di Share Jika Suka dengan Artikel Diatas

https://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2018/09/Personal-Finance.jpghttps://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2018/09/Personal-Finance-150x150.jpgLief AzafaAdvertorialBisnis OnlineContent PlacementBisnis Online,Informasi,PengetahuanMengenal Proses Perencanaan Keuangan Pribadi – Mediaxplore.com Personal finance adalah salah satu ilmu keuangan yang berhubungan dengan manajemen keuangan pribadi, keluarga, atau perusahaan kecil. Topik yang sangat umum dibahas dalam personal finance adalah matematika keuangan, strategi pengelolaan uang, perencanaan keuangan, berutang dengan cerdas, asuransi, dan warisan. Berikut ini adalah...Portal Media Informasi