Asas Utama Smart TeachingMediaxplore.com Smart Teaching adalah sebuah jargon untuk sebuah pengajaran yang melibatkan dunia siswa, mengenalinya dan mendalaminya sebagai gerbang untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang berhubungan dengan pembalajaran di kelas. Dalam Smart Teaching, baik dunia siswa itu sendiri, gaya belajar, dan potensi kecerdasan yang dimiliki siswa, suasana pembelajaran yang bergairah, hubungan sinergistik oleh guru dan murid, keterampilan guru dalam “menjual” materinya pelajarannya, pengolahan lingkungan kelas, dan tahapan dalam membuat siswa menjadi ketagihan dengan pelajaran guru.

Asas Utama Smart Teaching

Materi Smart Teaching mengacu pada konsep yang di kembangkan oleh Bobbi de Porter, et al (1999) penulis buku Quantum Teaching Mempraktekkan Quantum Learning di Ruang-Ruang Kelas. Asas di sini dimaksudkan bahwa ketika guru mengajar di kelas mendapatkan “hak mengajar” dari siswanya apabila sang guru mau untuk mengenali dunia siswa dan mendalaminya. Prinsip dasar Smart Teaching berpijak pada pendapat Bobbi de Porter, et al (1999) yang menyatakan bahwa prinsip-prinsip tersebut dianggap sebagai struktur chord dasar dari sebuah simfoni belajar.

Menurut Bobbi de Porter : Bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka.

Maksud dari “Bawalah dunia mereka ke dunia kita” adalah kita sebagai guru harus dapat memasuki dunia siswa sebagai langkah pertama sebelum mengajarkan materi. Guru dapat memasuki dunia siswa dengan cara mengaitkan apa yang diajarkan dengan sebuah peristiwa, pikiran atau perasaan yang diperoleh dari kehidupan rumah, sosial, atletik, musik, seni, atau akademis mereka. Memasuki dunia siswa menjadi penting karena belajar adalah kegiatan yang melibatkan banyak hal dalam diri peserta didik, yakni perasaan, pikiran, bahasa tubuh, sikap dan keyakinan.

Maksud dari “Bawalah dunia mereka ke dunia kita” adalah setelah terbentuk kaitan antara materi yang diajarkan dengan kehidupan siswa, maka kemudian barulah guru memberikan penjelasan materi yang diajarkan. Pada tahap inilah, guru mulai menyampaikan kosokata baru, model, rumus, dan materi inti.

Ketika asas utama ini sudah menjadi hal yang otomatis dijalankan oleh guru, maka kemungkinan hadirnya “hak mengajar” yang diberikan siswa akan semakin mudah di raih, sehingga memudahkan perjalanan siswa menuju kesadaran dan ilmu pengetahuan yang luas. Kaitan-kaitan yang terbentuk antara materi pelajaran dengan dunia siswa akan berpengaruh secara positif tidak hanya bagi siswa akan tetapi juga bagi guru karena memunculkan pemahaman yang lebih luas.

Yuk di Share Jika Suka dengan Artikel Diatas

https://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2017/02/Tabungan-Online-4-1.pnghttps://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2017/02/Tabungan-Online-4-1-150x150.pngLief AzafaPendidikanInformasi,PendidikanAsas Utama Smart Teaching - Mediaxplore.com Smart Teaching adalah sebuah jargon untuk sebuah pengajaran yang melibatkan dunia siswa, mengenalinya dan mendalaminya sebagai gerbang untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang berhubungan dengan pembalajaran di kelas. Dalam Smart Teaching, baik dunia siswa itu sendiri, gaya belajar, dan potensi kecerdasan yang dimiliki siswa,...Portal Media Informasi