Penanggulangan Hama pada Tanaman PadiPenanggulangan Hama pada Tanaman Padi – Tanaman padi saat ini masih menjadi pemasok terbesar kebutuhan pokok orang Indonesia. Bagaimana tidak, jutaan ton beras per bulannya menjadi makanan pokok utama.

Namun produksi padi lokal seringkali tidak bisa sesuai target. Selain karena faktor iklim yang tidak menentu seperti kemarau panjang dan belum irigasi yang buruk, faktor serangan hama dan penyakit masih menjadi masalah utama penurunan produksi beras nasional.

Dari tahun ke tahun memang obat tanaman semakin banyak, namun itu sejalan dengan peningkatan hama serta penyakit tanaman. Untuk itulah penting sekali bagi kita mengendalikan secara terpadu.

Selain agar melestarikan daur hidup organisme bermanfaat, pengendalian terpadu memiliki fungsi utama agar tidak terjadi peningkatan kekebalan pada hama dan penyakit akibat obat-obatan seperti pestisida, insektisida, fungisida yang disemprotkan dalam jumlah berlebihan.

Terlebih sekarang harga obat semakin murah dan adanya sprayer elektrik tanaman yang mampu menyemprot dalam jumlah banyak. Tentu ini menjadi kebiasaan para petani untuk menyemprot tanaman dalam jumlah melebihi batas intens.

Penanggulangan Hama pada Tanaman Padi

Untuk itu, penting sekali kita menanggulangi hama penyakit yang merusak tanaman padi secara terpadu. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh para petani, simak baik-baik:

1. Pengendalian Manual

Jika hama dan penyakit masih diambang batas, cobalah untuk memberantasnya dengan cara manual. Yakni dengan membuang hama yang menempel pada tanaman. Jika penyakit anda bisa mencabut lalu membakar tanaman padi yang terkena hama. Tanamlah jenis padi umur pendek dimusim tanam kedua agar serangan burung dan hama wereng tidak meluas.

2. Pengendalian Mekanis

Pengendalian kultur teknik bisa dilakukan dengan menggunakan alat perangkat hama. Misalnya alat perangkap hama wereng, ataupun perangkap tikus yang diletakan disudut-sudut sawah.

3. Pengendaian Biologis

Jika tidak bisa mengendalikan secara mekanis, kita bisa melakukan dengan alam itu sendiri. Misal burung sriti yang memakan walang sangit dan belalang, burung hantu yang menangkap tikus, serta laba-laba yang menangkap wereng. Tapi karena pengaruh obat-obatan kimia, ekosistem sekarang sudah terganggu, jadi pengendalian ini sulit dilakukan secara efektif.

4. Pengendalian Kimiawi

Ini adalah langkah terakhir. Tapi jangan dilakukan secara overdosis kecuali hama sudah diambang batas. Pastikan bila menggunakan obat kimia patuhi aturan yang ada pada kemasan agar tidak sampai membahayakan ekosistem maupun terjadi resistensi pestisida pada hama penyakit itu sendiri.

Demikianlah beberapa pengendalian hama pada tanaman padi. Semoga informasi ini bermanfaat artikel mengenai 4 Metode Penanggulangan Hama pada Tanaman Padi

Yuk di Share Jika Suka dengan Artikel Diatas

https://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2019/07/Penanggulangan-Hama-pada-Tanaman-Padi-300x178.jpghttps://mediaxplore.com/wp-content/uploads/2019/07/Penanggulangan-Hama-pada-Tanaman-Padi-90x90.jpgLief AzafaPenulis TamuPertanianPenanggulangan Hama pada Tanaman Padi - Tanaman padi saat ini masih menjadi pemasok terbesar kebutuhan pokok orang Indonesia. Bagaimana tidak, jutaan ton beras per bulannya menjadi makanan pokok utama. Namun produksi padi lokal seringkali tidak bisa sesuai target. Selain karena faktor iklim yang tidak menentu seperti kemarau panjang dan belum...Portal Media Informasi