Teknik Menanam Padi Agar Hasil Melimpah

Teknik Menanam PadiTeknik Menanam Padi Agar Hasil Melimpah – Mediaxplore.com Seringkali kita sebagai petani mengalami kerugian besar akibat gagal panen. Tentunya hal ini menyebabkan semangat menggelora kita sebagai petani menurun dari waktu ke waktu. Untuk itulah kita perlu berbagai teknik menanam padi yang baik dan benar agar hasil melimpah.

Disini kami ingin memberikan beberapa manfaat terkait beberapa macam teknik menanam padi agar hasil melimpah ruah. Pastikan simak pembahasannya dengan baik-baik.

Teknik Menanam Padi Agar Hasil Melimpah

Berikut ada 4 macam teknik menanam padi agar hasil melimpah. Silakan simak baik-baik pembahasannya.

1. Pilih Benih Berkualitas

Benih berkualitas sangatlah penting peranannya dalam hasil panen padi. Misalnya benih yang akhir-akhir benar-benar menghasilkan gabah produksi tinggi adalah jenis padi sertani 14. Atau jika menginginkan padi dengan hasil wajar tapi panennya sangat cepat bisa menggunakan benih padi trisakti ataupun padi m70d dari M-tani yang bisa dipanen 70 harian saja.

2. Gunakan Metode Tanam yang Tepat

Sejauh ini, metoda tanam yang seringkali digunakan ialah metode tanam SRI, jajar legowo, Hazton, dan berbagai jenis lainnya. Semuanya bagus, yang penting tinggal sesuaikan dengan kondisi musim tanam karena sangat terpengaruh oleh faktor cuaca, angin dan air.

Di musim tanam 1 saya sarankan untuk menggunakan metode tanam jajar legowo atau SRI. Di musim tanam 2 menggunakan sistem tanam pola biasa. Untuk teknik hazton memang jarang digunakan, karena kebutuhan bibit padinya sangatlah besar dan butuh biaya mahal.

3. Penuhi Kebutuhan Unsur Hara

Disamping harga pupuk di Indonesia yang semakin mahal, anda bisa kok menggunakan berbagai alternatif yang tak kalah hebat dari sekedar pupuk dan pestisida kimia. Misalnya dengan pupuk organik yang dibuat sendiri dari bonggol pisang dan sisa sayuran rumah, penambahan mikroorganisme yang tepat dan lainnya.

Kebutuhan unsur hara ini meliputi unsur hara mikro dan makro. Namun yang tak kalah penting adalah bagaimana menentukan periode pemupukan yang tepat. Saya sarankan agar menggunakan teknik pemupukan di awal 7 hari setelah tanam adalah nitrogen, dan setelah 3 minggu gabungan pupuk NPK dan pupuk cair organik.

4. Perawatan Intensif Hingga Umur 40 Hari

Ini penting, karena sumber penyakit biasanya diawali dari saat masih muda. Terlebih wereng yang bisa membuat padi gagal total. Jadi perlu upaya perawatan intensif sedari kecil. Sehingga benar-benar bisa memberikan apa yang diinginkan padi.

Jangan sampai telat penyiangan, pengendalian penyakit, dan juga penyesuaian air juga sangat diperlukan. Karena tanaman padi sejatinya bukan tanaman air, maka kita perlu memberi jarak pengeringan 1 hari setiap 3 hari pengairan. Dengan cara ini racun-racun tanah akan keluar lewat retakan tanah.

Semoga beberapa teknik menanam padi diatas mampu memberikan gambaran buat anda bagi yang ingin mendapatkan hasil panen melimpuah. Semoga bermanfaat artikel mengenai Teknik Menanam Padi Agar Hasil Melimpah

Yuk di Share Jika Suka dengan Artikel Diatas

Lief Azafa

Seorang Guru TU di Sebuah Sekolah Dasar Islam, Belajar Ngeblog untuk Berbagi Pengatahuan yang Bermanfaat Bagi Semua Orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *